Monday, 9 November 2020

9 November 2020



Di negara-negara arab pemerintahannya syariah  :


Memperbolehkan Kumpul Kebo (Tidak Harus Pasangan Suami - Istri) di suatu Rumah/ suatu Tempat.


Dan Memperbolehkan Meminum Minuman Alkohol serta Mabukan dan maupun sedang bersama dengan Cewek Yang Bukan Pasangan Suami - Istri.


SEDANGKAN  :  Di indonesia mayoritas Si Dia lagi Mabuk dengan Agama-Nya  :  lagi Kafir-Kafirkan Orang Lain.


Intropeksi-lah Si Dia.

(ber-Sumber Berita).



Pagi ini RRI juga siarkan Berita yang sama.





9 November 2020



Bacaan ku hari ini  :


https://www.suara.com/lifestyle/2020/06/25/184500/intip-makanan-militer-dari-berbagai-negara-mana-yang-paling-lezat?page=2

Friday, 6 November 2020

Wednesday, 28 October 2020

Di tanggal 27 October 2020 saya tidak nyangka di luar kota (di Kota Ini) saya temukan 老婆餅 Wife Cake.

Selama ini saya hanya mengira tidak mungkin saya makan 老婆餅 Wife Cake di Indonesia.

Saya harus ke Hong Kong barusan dapat makan.

Dan di Kota ini juga saya temukan beberapa kue yang sudah langkah di tempat ku.


Lalu di hari ini juga saya beli dan makan bersama secangkir Kopi Pahit.













Monday, 26 October 2020

26 October 2020, Monday



Terima kasih pak Alim Markus. Nanti kalau punya kesempatan dan jodoh kita ketemu dan bersama Go Tjong Ping.

Saya masih ada hutang dengan Kong Co yaitu Menghadiri Ulang Tahun-Nya (Kirab). Akan saya tunaikan.


Saya hampir mau ke Tuban sebelumnya dan sudah siapkan 2 langkah-langkah yang agak ekstrem sebelum pak Alim Markus Turun Tangan.






[25/10 18.23] Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Penutupan Kelenteng Kwan Sing Bio





[25/10 18.26] Prosesi pembukaan TITD Kwan Sing Bio melibatkan Bos Maspion Grup Alim Markus, Bos Kapal Api Soedomo Mergonoto dan Paulus Welly Affandi (wefan), Minggu (25/10/2020)

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur kini telah dibuka secara resmi, Minggu (25/10/2020).

Kelenteng terbesar se-Asia tenggara itu ditutup sekitar tiga bulan lalu, tepatnya 28 Juli 2020, setelah terjadi konflik kepengurusan.

Pembukaan dilakukan dengan membuka pintu depan sisi barat yang tergembok dari luar maupun dalam, dilanjut pagar tengah. Bahkan, terdapat rantai gembok yang sulit dibuka hingga akhirnya digerenda

Namun, kini kelenteng yang menghadap laut itu telah dibuka melibatkan bos nasional yang berpengaruh, di antaranya Bos Maspion Grup Alim Markus, Bos Kapal Api Soedomo Mergonoto dan Paulus Welly Affandi (Wefan).

"Ini tempat sembahyang harus dihormati, dari pada ribut-ribut juga tidak bagus. Jadi kita diundang ya kita buka," kata Alim Markus seusai pembukaan kelenteng.

Pria 69 tahun itu meminta, jangan sampai ada penggembokan lagi di rumah umat ibadah Konghucu, Buddha dan Tao.

Dia berpesan agar umat tetap bersatu bangkit dan terus besar. Bahkan, Alim Markus juga mengungkapkan kekagumannya atas kelenteng Kwan Sing Bio yang sangat besar.

"Bersatu jangan ada penutupan kelenteng lagi, kalau tidak kita yang menjaga lalu siapa lagi," pungkasnya didampingi bos kapal api dan Wefan kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, Ketua Penilik Demisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban, Alim Sugiantoro menyatakan, sangat gembira atas dibukanya kembali kelenteng.


Ketiga pengusaha nasional itu sangat peduli terkait kondisi kelenteng hingga ikut andil pada prosesi pembukaan.

"Sengketa menurut saya sudah tidak ada lagi, untuk selanjutnya tergantung peran tiga tokoh itu. Yang jelas saya senang dan menghormati peran dari Bos Maspion, Bos Kapal Api dan Wefan," tutup Alim.(nok/Tribunjatim.com)





















Thursday, 22 October 2020

22 October 2020, Thursday




Hari ini saya ke Pasar Pusat di suatu daerah.

Dan tiba-tiba melihat anak-anak lagi kelahi. Saya langsung pisahkan mengunakan sebelah tangan.

Di sana ramai tapi tidak ada 1 orang pun turut serta memisahkan.


menginggat :  waktu saya kecil sering berkelahi. Sekarang malahan memisahkan orang yang lagi berkelahi.

Saya tidak peduli siapa yang berkelahi. Anak-anak maupun dewasa akan saya pisahkan.

Jika salah 1 pihak tetap tidak menghentikan tangannya. Kondisi terpaksa dia akan saya lumpuhkan.

Saya tidak peduli siapa yang benar. Soal kebenaran itu tugas Kehakiman.

Tugas saya adalah menghentikan perkelahian itu jika saya berada di sana.


BARUSAN SAYA INTROPEKSI DIRI :


1. Kenapa saya tidak lebih awal mencegah perkelahian itu. Pada hal sebelum perkelahian saya sudah melihat dan menafsir pasti akan kelahi.


2. Setelah perkelahian itu berhasil saya pisahkan. Melihat ada 1 orang dewasa memihak salah 1 anak itu dan anak yang 1 lagi didorong mau dipukul.

Saya seharusnya :  turun tangan ke-2 kali mengamankan si Anak itu :  LALU SAYA NYESAL.


3. Saya merasa gerakan ku lambat, Tidak seperti dulu yang Lingcah.

Mulai besok yaitu mulai jam 00 : 00 AM wib saya mau meningkatkan Kelingcahan ku.

1 jarum jatuh bisa saya tangkap.









Wednesday, 21 October 2020